Sesi foto peserta bersama Direktur dan pemateri

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Akafarma bekerjasama dengan Pengurus Rayon Akafarma Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Sunan Giri Ponorogo menyelenggarakan dialog interaktif kesehatan  dengan tema “Revolusi Industri 4,0: Resolusi Pengolahan Bahan Pangan Siap Konsumsi Yang Baik & Sehat” bertempat di aula Akafarma Sunan Giri Ponorogo (Kamis/17/01/19). Dialog Interaktif ini dihadiri oleh Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Jawa Timur, Ketua Bidang Kaderisasi Pengurus Cabang PMII Ponorogo,  Ketua Komisariat PMII Sunan Giri Ponorogo, Ketua Komisariat dan  Ketua Rayon PMII se-ponorogo yaitu Komisariat IAIRM Ngabar, Komisariat IAIN PO, Komisariat Budi utomo Unmuh,  direktur Akf sunan giri ponorogo, Mahasiswa/i Kesehatan seponorogo serta Pelajar SMA  pesrta dialog yang berjumlah kurang lebih 40 orang.

Ketua Rayon PMII Akafarma Sunan Giri Ponorogo, Anik Yulianti memaparkan tentang latar belakang diselenggarakannya dialog ini adalah karena proker tahunan komisariat PMII Sunan Giri Ponorogo dan kasus keracunan makanan yang diderita masyarakat satu dusun yang disampaikan oleh salah satu kader PMII sehingga muncullah dialog interaktif dengan tema tersebut. “ Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terjadi keracunan makanan lagi dan semoga masyarakat lebih memperhatikan cara pengolahan makanan yang tepat berdasarkan apa yang disampaikan oleh pemateri  untuk mengetahui cara antisispasi dan penanganannya” Ujarnya.

Acara tersebut dibuka oleh Direktur Akafarma Sunan Giri Ponorogo, Ibu Ulfa Nur Maa’idah, S.Farm., M.kes., Apt  pada pukul 10.00 WIB. Dalam sambutannya, Beliau berharap terjalinnya kerjasama antatra PMII dengan Akafarma sehingga bisa bersama-sama memetik manfaatnya dimasa depan.

Materi pertama membahas tentang Keamanan Pangan yang disampaikan oleh ibu Susilowati Andari, S.Si., M. Kes., Apt., selaku Dosen Kimia Analitik di Akafarma Sunan Giri Ponorogo, Dilanjut materi kedua oleh Ibu Ulfa Nur Maa’idah, S. Farm., M.kes., Apt mengenai kategori dan ciri-ciri makanan yang baik, penyebab dan pencegahan keracunan makanan serta sektor industri prioritas bagi revolusi industri 4,0. Sedangkan materi terakhir disampaikan oleh oleh Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Jawa Timur, Bapak Abdul Ghoni S.Kep mengenai keracunan makanan.

Acara berlangsung khidmat, serius namun santai selama kurang lebih tiga jam.” Kesan yang didapat jadi tahu tentang revolusi Industri dan keamanan pangan dan harapan saya semoga masyarakat bisa maju dalam SDM untuk menghadapi revolusi industri 0,4”. Ujar Muhammad Arifin,  peserta Diskusi dari SMK BIM Ponorogo.

Tinggalkan komentar